Beranda Kabupaten Lamandau Sekda Lamandau Ikuti Forum Pembinaan Alumni Kepemimpinan Nasional

Sekda Lamandau Ikuti Forum Pembinaan Alumni Kepemimpinan Nasional

29
Lamandau
LAMANDAU- Muhamad Irwansyah. SP.,MP mengikuti Webinar Forum Pembinaan Alumni Pelatihan Kepemimpinan Nasional secara Virtual melalui APalikasi Zoom Meeting pada senin pagi (23/11/2020).

LAMANDAU. Sekda Lamandau Muhamad Irwansyah. SP.,MP mengikuti Webinar Forum Pembinaan Alumni Pelatihan Kepemimpinan Nasional secara Virtual melalui APalikasi Zoom Meeting pada senin pagi (23/11/2020).

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Ikatan Alumni Pelatihan Kepemimpinan Nasional (IKA-PIMNAS) tersebut juga dihadiri Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), serta Ikatan Alumni Pelatihan Kepemimpinan Nasional (IKA PIMNAS) seluruh Indonesia serta terbuka untuk masyarakat umum.

Dalam kegiatan yang bertajuk UU Cipta Kerja sebagai Golden Ticket Indonesia Lolos dari Middle Income Trap, Menteri Tjahjo mengemukakan bahwa visi misi Presiden Jokowi terkait tata kelola pemerintahan dan reformasi birokrasi yang diwujudkan melalui penyederhanaan birokrasi sudah terprogram, salah satunya dalam UU Cipta Kerja.

Baca Juga : Kedatangan 16 PAMA-PAG Disambut Kapolres Kobar Dengan Tradisi

Omnibus law ini merupakan strategi reformasi birokrasi agar hukum menjadi lebih sederhana, fleksibel, lebih cepat, dan responsif, yang akan berjalan efektif jika didukung oleh birokrasi yang bersih dan agile.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Tjahjo Kumolo menegaskan bahwa tujuan dari penyederhanaan birokrasi yang dilakukan pemerintah saat ini adalah untuk mempercepat pelayanan terhadap masyarakat.

Sebab, dengan sistem birokrasi yang sederhana, masyarakat dapat melakukan segala macam urusan administrasi menjadi lebih mudah dan cepat

Dia berharap, dengan penyederhanaan sistem birokrasi sinergisitas instansi pusat dan daerah ke depannya juga akan lebih baik. Setidaknya ada keterpaduan dalam rangka proses pengambilan keputusan, melayani masyarakat, serta memberikan perizinan dalam konteks investasi.

“Investasi di tingkat daerah dan pusat bisa dibuat dengan baik yang endingnya adalah¬† data,” tutupnya.

(Alosius Soi/Red)