Beranda HUKUM Densus 88 Anti Teror Ciduk Penjual Senjata yang Digunakan ZA Serang Mabes...

Densus 88 Anti Teror Ciduk Penjual Senjata yang Digunakan ZA Serang Mabes Polri

54
Densus
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono
JAKARTA – Densus 88 Anti Teror telah berhasil menciduk atau menangkap penjual senjata yang digunakan Zakiah Aini alias ZA (25) saat menyerang Mabes Polri, beberapa hari yang lalu.

Sebagaimana yang dibenarkan oleh Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono. bahwa Densus 88 Anti Teror sudah berhasil menangkap penjual senjata yang digunakan ZA,”Benar (sudah ditangkap),” katanya, Sabtu (03/04/21).

Dikatakan Rusdi, penjual senjata berinisial MK (29) itu diamankan Densus 88 di Kota Banda Aceh. “Yang ditangkap atas nama MK, laki-laki 29 tahun. di Jalan Syiah Kuala, kota Banda Aceh, Aceh,” katanya.

Baca Juga: Waspadai! Kasus Teror Bom Pertama di Era Kapolri Sigit

Hingga saat ini tim Densus 88 masih terus mendalami dan memeriksa MK. Hal itu guna mengetahui motif dari MK menjual senjata serta cara yang dilakukan ZA membeli dari yang bersangkutan.

“Masih dalam pemeriksaan oleh Densus 88, nanti jika ada perkembangan akan di sampaikan,” katanya.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono memastikan jenis senjata yang digunakan ZA merupakan Airgun berkaliber 4,5 mm.

Hal itu dipastikan setelah melakukan pendalaman dan pengecekan dari uji laboratorium forensik atas sejumlah barang bukti yang ditemukan di lapangan.

“Dari hasil pengamatan gambar senjata yang dipergunakan pelaku jenis pistol Airgun BB bullet call 4,5 mm,” kata Argo dalam keterangan resminya, Jakarta, Kamis (01/04/21) lalu.

Baca Juga: Polisi Tembak Mati Zakiah Aini yang Serang Mabes Polri, Ini Alasannya…

Selain itu, Argo mengatakan bahwa aparat kepolisian sampai saat ini masih terus melakukan penyelidikan soal asal-usul senjata Airgun tersebut bisa didapatkan pelaku.

Apalagi, saat ini pelaku telah meninggal dunia dalam aksi terornya tersebut. Sehingga, diperlukan pendalaman untuk mengetahui darimana senjata itu diperoleh.”Asal senjata masih diselidiki. Karena yang bersangkutan sudah meninggal,” ujar Argo.

Diketahui, senjata Airgun ini menggunakan gas Co2 sebagai pendorong peluru. Co2 penggunaannya ditancapkan dan dipasang pada bagian popor senjata. Airgun sendiri adalah salah satu jenis senjata angin.

Mekanisme yang digunakan untuk menembak memanfaatkan tekanan angin. Hal yang sama bisa ditemukan pada senapan angin atau airsoft gun. Tetapi, dalam hal perbedaannya yaitu untuk airgun angin yang digunakan adalah karbon dioksida atau Co2.

Peluru yang digunakan juga berbentuk bola kecil atau gotri yang terbuat dari logam.Beda dari airsoft gun yang menggunakan peluru dari plastik yang lebih ringan.

Dengan begitu, airgun lebih memiliki kekuatan dan lebih berbahaya ketimbang airsoft gun. Jika ditembak dari jarak dekat, airgun bisa melukai atau bahkan mematikan orang.      [*to-65/Hms]

Baca Juga: Kapolri Ungkap Isi Map Kuning yang Dibawa Penyerang Mabes Polri