Beranda DAERAH Pesan Open BO Lewat MiChat Ternyata Waria ED Dikeroyok

Pesan Open BO Lewat MiChat Ternyata Waria ED Dikeroyok

Aplikasi MiChat saat ini menjadi kebutuhan namun disayangkan pengguna MiChat banyak menyalahgunakan.

Seperti yang menimpa berinisial ED (32) awalnya bahagia melihat paras cantiknya seorang wanita melalui MiChat.

Setelah bertemu ternyata wanita pria (waria) rasa kebahagian itupun sirna berujung penderitaan.

ED kaget saat bertemu dengan cewek open BO yang dipilihnya melalui aplikasi MiChat.

Sebabnya, cewek open BO yang ingin dikencaninya ternyata seorang waria.

Saat ia hendak membatalkan transaksi, harta ED justru dikeroyok oleh tiga waria dan hartanya dirampas.

Peristiwa ini terjadi di Surabaya, di salah satu hotel di kawasan Genteng.

Cerita bermula saat ED tengah iseng membuka aplikasi MiChat dan tengah memilih-milih jasa layanan seks yang pas untuknya.

Sampai kemudian, tawaran itu diberikan oleh seorang pelaku bernama Asep alias Tania (24) warga Bandar Lampung yang kos di Surabaya.

Kepada korban, Asep alias Tania mengaku sebagai perempuan.

Ia menawarkan jasa seks sekali main dengan harga 1,5 juta rupiah yang sudah termasuk hotel.

Tersangka menginap di sebuah hotel di kawasan Genteng.

Setelah bersepakat, korban kemudian datang ke hotel itu dan menemui tersangka.

Di dalam kamar, tersangka sengaja membuat remang-remang lampu agar tak mudah diketahui jika dirinya ternyata waria.

Korban yang curiga akhirnya mendesak tersangka dan sontak kaget setelah tahu jika calon pelayan seksnya itu adalah seorang pria yang menyerupai wanita.

Korban kemudian komplain dan tidak mau meneruskan transaksi itu. Namun tersangka malah marah.

Alhasil, tersangka Asep alias Tania kemudian mengancam korban dan meminta uang bayaran yang sudah disepakati.

Karena tak mau memberikan uang, tersangka lalu menelpon dua teman waria lainnya yang kebetulan juga berada di lokasi hotel tersebut.

Mereka adalah Doris alias Natasya (23) warga Bandar Lampung dan M Alfandi alias Maudy (27) warga Bone Sulawesi.

Kemudian, ketiga tersangka itu kompak mengeroyok korban dan merampas barang berharga miliknya yakni, uang sebesar 1,5 juta rupiah dan sebuah handpone.

Atas kejadian itu, korban kemudian lari dan melaporkan kejadian tersebut ke polisi, sedangkan para pelaku sudah check out dan kabur dari hotel.

Setelah polisi melakukan penyelidikan dan mempelajari rekaman CCTV, naasnya pelaku tersebut kembali selang bebarapa hari ke hotel akhirnya ditangkap polisi.

Dua orang tersangka kemudian digelandang ke Mapolsek Genteng Surabaya, sementara satu orang lainnya tengah sakit dan sedang jalani perawatan di rumah sakit.

Hasil penyidikan, komplotan penjahat waria yang melalui aplikasi MiChat ini sudah dua kali beraksi serupa di kawasan Surabaya dan berhasil menggasak barang berharga korbannya.

(Anekaria Safari/INK)

 

Facebook Comments

Iklan Indeks Iklan Indeks1