Beranda HUKUM Kejahatan Seksual Terhadap Anak di Bawah Umur Kembali Terjadi di Palangkaraya

Kejahatan Seksual Terhadap Anak di Bawah Umur Kembali Terjadi di Palangkaraya

Kejahatan Seksual
Kalimantan Tengah kembali dihebohkan dengan kasus kejahatan seksual anak di bawah umur. Peristiwa ini terjadi di Kota Palangkaraya, padahal sebelumnya peristiwa yang sama juga terjadi di Kabupaten Gunung Mas.

Pelaku kejahatan seksual ini merupakan kakak beradik sepupu yang hari-hari menjadi badut di Palangkaraya, sedangkan korbannya adalah seorang remaja perempuan berusia 14 tahun.

Terjadinya kejahatan seksual itu berawal ketika antara salah satu tersangka berpacaran dengan korban. Sebagai pasangan kekasih, korban diajak mendatangi rumah pelaku.

“Pencabulan terjadi di rumah pelaku. Awalnya oleh adik sepupu dari pacar korban kemudian oleh pacar korban. Mereka melakukan secara bergantian,” ungkap Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri, Sabtu (1/5/2021).

Kasus ini baru terungkap pada April 2021 ketika korban menceritakan kepada orang tuanya lalu dilaporkan kepada Polresta Palangka Raya belum lama ini. “Setelah dapat laporan langsung kita selidiki dan mengamankan kedua tersangka,” ujar Jaladri.

Jaladri mengatakan, kedua tersangka yang merupakan kakak adik sepupu tersebut berasal dari Sukabumi, Jawa Barat. Keduanya juga masih di bawah umur. Ada yang 17 tahun dan juga 16 tahun.

Sebelum sebagai badut jalanan mengikuti jejak orang tua mereka, kedua tersangka itu bekerja pada salah satu bengkel variasi spare pat mobil.

“Atas kejahatan itu, kini kedua tersangka sudah diamankan di Mapolresta Palangka Raya. Keduanya dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman 15 tahun penjara dan denda maksimal Rp 5 miliar,” pungkas Jaladri.

Facebook Comments

Iklan Indeks Iklan Indeks1