Beranda HUKUM Didakwa Korupsi 1,2 Miliar Mantan Kepala PT Pertani Cabang Kalteng

Didakwa Korupsi 1,2 Miliar Mantan Kepala PT Pertani Cabang Kalteng

Korupsi
Ilustrasi
Didakwa melakukan Korupsi 1,2 Miliar Mantan Kepala PT Pertani Cabang Kalimantan Tengah (Kalteng) dan mantan sekretaris Koperasi Sunan.

Informasi yang berhasil diperoleh media ini Mantan Kepala PT Pertani Cabang Kalimantan Tengah,berinisial HT dan AK, mantan sekretaris Koperasi Sunan Manyuru duduk sebagai terdakwa tindak pidana korupsi perkara penjualan beras.

Sidang yang berlangsung di Pengadilan Tipikor Palangka Raya pada Kamis, 1 Desember 2022 itu dipimpin oleh majelis hakim yang diketuai Erhamudin, didampingi hakim anggota, Kusmat Tirta Sasmita dan Muji Kartika Rahayu.

BACA JUGA   Pengedar Sabu 150,5 Gram Berhasil Dibekuk Polres Gunung Mas

Kedua terdakwa didampingi empat orang penasehat hukumnya, salah satunya Eko Andik Pribadi, pengacara dari Kantor Hukum Wikarya F Dirun.

Dalam persidangan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ananta Erwandhyaksa mendakwa keduanya telah melanggar Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UUU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 KUHP.

BACA JUGA   MA Berhasil Penjarakan Lagi Bos Narkoba, Publik Pertanyakan Pemeriksaan 3 Hakim

“Terdakwa secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara,” kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) saat membacakan dakwaannya.

Keduanya disebut telah merugikan Negara sekurang-kurangnya sebesar Rp1.225.375.000,

Sebagaimana laporan hasil audit penghitungan kerugian keuangan negara atas kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi Penjualan Beras dari PT Pertani (Persero) Cabang Kalimantan Tengah kepada Koperasi Sunan Manyuru Pontianak Periode Tahun 2016 sampai dengan 2017.

Atas dakwaan tersebut, Penasehat Hukum, M Sidik mengatakan akan mengajukan eksepsi atau keberatan terhadap dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

“Kita akan mengajukan keberatan terhadap dakwaan jaksa,” kata Sidik kepada majelis hakim.

BACA JUGA   Polsek Kapuas Murung, Ingatkan Warga Stop Ilegal Mining
Artikulli paraprak10 Saksi Diperiksa Polres Kotim Terkait Kematian Antoni
Artikulli tjetërJPU Ancam 18 Bulan Penjara Penjambret Tas