Kabar Gembira 25 Desa di Kotim Akan Mendapat Bantuan Listrik dari Pemprov Kalteng

- Advertisement -
SAMPIT – Kabar gembira sebanyak 25 Desa di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) akan mendapatkan bantuan listrik dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) tahun 2024.

Informasinya masing-masing desa akan mendapatkan bantuan satu miliar rupiah untuk penerangan dengan menggunakan sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

Sebagaimana yang disampaikan Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran usai meminpin langsung upacara peringatan Hari Jadi Kabupaten Kotim ke-71 tahun di Sampit, Minggu 7 Januari 2024.

BACA JUGA   Sah! Halikin- Irawati Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kotim 2021-2024

Kabarnya Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) telah menganggarkan dana sebesar Rp130 miliar untuk penerangan di 25 desa diantaranya desa yang di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

“Saya sudah berbincang dengan Bupati Kotim H Halikinnor, 2024 ini ada 25 desa akan kami bantu penerangan,” ujar Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran, Minggu 7 Januari 2024.

Menurutnya, Pemprov Kalteng telah menganggarkan sebesar Rp130 miliar untuk penerangan dengan menggunakan sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

BACA JUGA   Lapas Sampit Baru Bebaskan 1 Warga Binaan

“Jadi nantinya desa di Kalteng ini tidak ada lagi yang gelap. Masyarakat bisa menikmati penerangan pada tahun 2024 ke 2025 nanti,” sebutnya.

Begitu juga 25 desa yang ada di Kotim. Desa tersebut akan mendapat bantuan anggaran sebesar Rp1 miliar per desa untuk mendirikan PLTS.

Untuk diketahui bahwa Kabupaten Kotim yang menjadi barometer di Kalteng itu masih terdapat beberapa desa yang belum teraliri listrik dan bahkan blankspot.

Dari jumlah 186 desa masih terdapat 40 desa yang belum teraliri jaringan listrik.  Menurut Bupati Kotim Halikinnor, penerangan itu telah menjadi target pembangunan daerah pada tahun 2024 ini.

BACA JUGA   Debat Publik, Paslon HARATI Nomor Urut 1, Tampil Memukau Masyarakat Kotim

Karena keberadaan listrik ini sangat diharapkan bagi masyarakat khususnya yang ada di desa. Pasalnya dengan keberadaan listrik akan meningkatkan derajat kehidupan masyarakat.

Listrik ini menjadi kebutuhan utama sekarang, karena masyarakat lebih mudah menjalankan aktivitasnya dalam kehidupan sehari-hari. Makanya kita akan upayakan dan terus bersinergi dengan Pemprov Kalteng untuk mewujudkan itu, ” demikian pungkasnya (Red).

BACA JUGA   Sekjen DPP PWRI: Saya Sangat Bangga Atas Dilantiknya Pengurus DPC PWRI Kotim, Masa Bhakti 2021–2024
- Advertisement -
Iklan
- Advertisement -
- Advertisement -
Related News