Beranda KALTENG Senkom Mitra Polri Baru Hadiri Giat Binluh Karhutla

Senkom Mitra Polri Baru Hadiri Giat Binluh Karhutla

Senkom
Senkom Mitra Polri menghadiri giat Binluh Karhutla yang dilaksanakan Bintinsos Ditbinmas Polda Kalimantan Tengah (Kalteng), Rabu (10/08/2022).

Acara ini dilaksanakan dalam rangka menghadapi musim  kemarau tahun ini, Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah melalui Subdit BINTINSOS DITBINMAS menyelenggarakan Sosialisasi bahaya KARHUTLA.

Dalam kesempatan ini materi disampaikan oleh Kasubdit Bintinsos Ditbinmas Polda Kalimantan Tengah Kompol Herundo Martho,SE.,M.Si.

BACA JUGA   Terdakwa Rusmawarni Mengaku Dipukul Penyidik, Saat Ditanya PH di Persidangan

01b5a028 d397 4318 b164 b788b5287472Adapun dari Polres Kotawaringin Timur didampingi oleh Kabag SDM Polres Kotim Kompol Sudirman dan yang mewakili Kasat Binmas Kaurbinops Satbinmas Polres Kotim Iptu Bonor Gultom.

Adapun undangan yang hadir diantaranya ; Ormas Senkom Mitra Polri, Pengurus Masjid Baiturrohim, Pengurus Gereja Kalimantan Evangelish.

Kemudian, Pengurus Majelis Hindu Kaharingan, Pengurus Agama Budha, Pengurus Agama Hindu, Ketua DAD Kabupaten Kotawaringin Timur, Damang Ketapang, Damang Baamang, Ketua KNPI, Ketua Karang Taruna Kab.Kotim.

BACA JUGA   Pemerintah Kotim Sudah Saat Berbuat Untuk Masyarakat, Sebut Politisi Golkar Ini

c603a63c b6d0 4e87 967b 73c0aa23c803Lalu hadir pula Saka Bhayangkata Polres Kotim,KBPP Polri, Ketua LSM.Lentera Kartini dan Ketua LSM Piramida Pikiran Rakyat.

Dalam paparan yang disampaikan oleh Kompol Hendro bahwa,“ Pada bulan Agustus ini sudah memasuki musim kemarau yang terjadi hampir setiap tahun, meskipun masih ada turun hujan. Namun demikian kita tidak boleh lengah kita harus tetap siaga kebakaran hutan dan lahan,” ujar Hendro.

Kasubdit berharap kepada tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda untuk Bersama-sama mensosialisasikan tentang bahaya kebakaran hutan dan lahan.

BACA JUGA   Gubernur Kalteng Kerahkan Personelnya untuk Segera Salurkan Bantuan Korban Banjir Kalteng

e279747b 269a 41a2 a5b8 2534153e7127Ancamannya sangat berat terhadap pelaku pembakaran. Diantaranya Undang-undang RI No 18 tahun 2004 tentang perkebunan pasal 48 ayat 1 yang berbunyi;

“Setiap orang yang dengan sengaja membukadan atau mengolah lahan dengan cara membakar yang berakibat terjadinya pencemaran dan kerusakan fungsi linngkungan hidup” diancam dengan pidana penjara 15 tahun dan denda 15 milyar rupiah.

“Untuk itu penyadartahuan dan sosialisasi kepada seluruh lapisan masyarakat sangat penting untuk meminimalisir kejadian,” demikian imbuh Kompol Herundo.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan cinderamata dan foto Bersama pemateri dan seluruh undangan.

BACA JUGA   Ketua DPRD Kotim Minta Masyarakat Taati Larangan Mudik
Artikulli paraprakPemerintah Beri Solusi Tepat Tangani PETI di Kalteng
Artikulli tjetërPemkot Palangka Raya Berhasil Ikuti Acara Rakernas APEKSI XV