Iklan
Iklan

Tertibkan Galian C Ilegal, LSM Tantang Dewan Harus Bentuk Tim Gabungan

- Advertisement -Iklan
Guna menertibkan aktivitas Galian C ilegal di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Ketua Umum Lembaga Swadaya Masyarakat Piramida Pikiran Rakyat (LSM PPR) Audy Valent angkat bicara.

Ia menantang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotim untuk membentuk Tim Gabungan untuk menertibkan Galian C ilegal dengan melibatkan Satpol PP dan Aparat Penegak Hukum (APH) setempat.

Hal ini ia sampaikan dalam menyikapi dan mengapresiasi sikap tegas legislator DPRD Kotim dari Partai Demokrat SP Lumban Gaol, yang sepakat agar tidak ada lagi pelaku usaha Galian C ilegal di Kotim beraktivitas.

BACA JUGA   Kerusakan Jalan dan Gang di Kota Sampit 2022 Harus Dituntaskan
1
Aktivitas pengusaha Galian C Ilegal, di Jalan Jenderal Sudirman Km 14 Sampit-Pangkalan Bun

Menurut Audy Valent,” Kolaborasi dan masukan Anggota Dewan yang seperti ini yang saya setuju, memang pengerjaan Proyek Besar Swastapun perlu juga diawasi, sebab berapa besar pajak kenegara yang menguap, dan berapa besar PAD yang hilang begitu saja,” ujar Audy, Jumat 20 Oktober 2023.

“Saya lebih setuju lagi bila Anggota Dewan menggagas TIM GABUNGAN seperti yang pernah dilaksanakan oleh para Anggota Dewan pada periode lalu, jadi kita tidak hanya disebut koar-koar di media saja,” tukas Audy.

Terkait adanya Galian C illegal yang masih nekat beraktivitas di Bumi Habaring Hurung ini, Legislator yang terkenal vocal dan selalu gencar menyuarakan  agar Galian C yang ilegal itu jangan ada lagi, apalagi sampai diduga dibekingi oleh orang-orang yang memiliki kewenangan penindakan.

BACA JUGA   DPRD Kotim Akan Sidak ke PT. KKPS-3 Terkait Pencemaran Sungai Lais

” Saya sepakat Galian C Ilegal agar tidak ada lagi, tapi sebenarnya menurut saya bukan sekedar memantau proyek pemerintah yang menggunakan Galian C illegal, melainkan Galian C nya yang harus kita pantau supaya tidak ada lagi yang beraktivitas,” terang Lumban Gaol, Jumat 20 Oktober 2023.

“Saya selama ini paling gencar menyuarakan agar Galian C ilegal itu jangan ada lagi, apalagi sampai diduga dibekingi oleh orang-orang yang memiliki kewenangan penindakan,” tegasnya.

Menurut Lumban Gaol bahwa setiap kontraktor proyek atau siapa saja yang mengambil bahan material dari mana saja untuk melaksanakan pekerjaannya tentu terserah mereka.

BACA JUGA   Kurniawan: Reshuffle Pejabat Diharapkan Percepat Pembangunan di Kotim

“Yang kita persoalkan seharusnya masih adakah pemilik Galian C yang ilegal beroperasi atau tidak, kalau masih ada, ini yang harus kita dorong sama-sama untuk segera ditindak, tak perlu terlalu capek memantau proyek pemerintah mengambil sumber materialnya darimana,” terangnya.

“ Kalau hanya memantau proyek pemerintah saja kita konsen pada sumber materialnya, saya kira hal demikian bagi saya justru jadi lucu, yang akhirnya hanya menyasar kesalahan si pemilik proyek pemerintah saja,” demikian tutup Lumban Gaol, (Red).

BACA JUGA   Ketua DPRD Kotim Berikan Apresiasi Kepada Pemkab Kotim Razia Miras
- Advertisement -Iklan
Iklan
- Advertisement -
- Advertisement -
Related News