Beranda HUKUM KRIMINAL 11 Tersangka Pembunuhan Brigadir J Dilimpahkan ke Kejagung

11 Tersangka Pembunuhan Brigadir J Dilimpahkan ke Kejagung

Tersangka
Babak baru, 11 tersangka kasus pembunuhan berencana Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J dan kasus “obstruction of justice” dilimpahkan ke Kejaksaan Agung.

Pelimpahan tersangka dan barang bukti tahap II oleh Penyidik Bareskrim Polri ke Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia dilaksanakan pada, Rabu 5 Oktober 2022.

Kejaksaan Agung menyatakan persidangan terhadap 11 tersangka dalam dua kasus ini termasuk Ferdy Sambo akan dilakukan secepatnya dan dipastikan dalam bulan ini juga.

BACA JUGA   Orasi Ilmiah di Seminar IPKN, Kapolri: Sinergitas Polri-Auditor Kunci Cegah Korupsi
1
Jampidum Kejagung, Fadil Zumhana

Dalam dua kasus ini Kejagung menyiapkan 73 orang Jaksa Penuntut Umum (JPU). Untuk perkara kasus pembunuhan berencana 30 JPU dan untuk perkara kasus tindak pidana menghalangi proses hukum,obstruction of justice” 43 JPU.

Sebagaimana yang disampaikan Jampidum Kejagung, Fadil Zumhana, Rabu 5 Oktober 2022 kemarin.

“Sesegera mungkin akan kami limpahkan ke pengadilan, karena kami ingin perkara ini segera mendapatkan keadilan dan kepastian hukum,” ujar Fadil.

BACA JUGA   H Triyono Penuhi Panggilan Kejati Kalteng, Kasus Penipuan Oknum Jaksa
12
Feby Diansyah, Kuasa Hukum Ferdy Sambo dan istrinya Putri Candrawathi

“Sehingga tidak menunda-nunda waktu pelaksanaan pelimpahan ke pengadilan,” jelasnya.

“Dan saya sesegera mungkin, karena surat dakwaan sudah kami koreksi dan kami terus perbaiki sesempurna mungkin, supaya dalam persidangan berjalan dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.

Sementara itu Feby Diansyah, Kuasa Hukum Ferdy Sambo dan istrinya Putri Candrawathi, menyatakan siap untuk menghadapi sidang perdana yang akan datang.

BACA JUGA   Turki Ciptakan Rudal MAM-L yang Mampu Hancurkan Pertahanan Musuh

Menurutnya Tim Kuasa Hukum akan focus terhadap fakta-fakta yang telah dikumpulkan, sehingga bisa di uji di persidangan nanti.

“Penyidik telah melimpahkan pada Jaksa Penuntut Umum (JPU), nanti tentu saja kami menunggu proses dan jadwal di persidangan,” ujar Feby.

“Pada persidangan inilah kami mengajak semua pihak, teman-teman semua dan juga publik bisa mengawal bersama kasus ini,” kata mantan juru bicara KPK ini.

BACA JUGA   Polri Ingatkan Untuk Waspada Terhadap Penyusup.

“Kami sangat berharap, kita focus dan setia pada fakta agar siapa yang memang bersalah maka ia harus dihukum sesuai dengan perbuatannya,” ucapnya.

“Namun siapa yang sebenarnya tidak melakukan perbuatan atau tidak bersalah, tentu saja tidak adil jika yang tidak melakukan juga dihukum,” tegasnya.

“Objektivitas, rasa keadilan, semua tentu saja di uji dalam proses ini,” terangnya.

BACA JUGA   Walhi Tuding Banjir di Akibatkan Pemberian Izin Investasi Pertambangan dan Perkebunan Serampangan

“Tadi pak Sambo juga sudah kita lihat, sudah menyampaikan sesuatu, Putri Candrawathi tentu saja teman-teman lihat langsung dibawa ke rutan,” ungkapnya.

“Dan kami akan focus setelah ini untuk membaca seluruh berkas-berkas yang ada, melihat secara datail setiap bukti-bukti yang ada. Tentu saja di persidangan nanti kita akan uji semuanya secara seimbang,” pungkasnya.

BACA JUGA   Penyebab Kematian Julia Masih Diselidiki Polisi, Keluarga: Pembunuh Bukan Pacar Korban
Artikulli paraprakBelum Ditangkap, Pria Bejat Pemerkosa Anak SMPN di Kotim
Artikulli tjetërGakum Polhut Kalteng Akan Koordinasi terkait Legalitas 4 Truk Bermuatan Kayu